Sembilan novel yang telah menemukan lebih dari dua ratus ribu pembaca di Indonesia dan mancanegara.
320 halaman
Seorang ibu bernama Ratih kembali ke kampung halamannya setelah dua puluh tahun merantau. Yang ia temukan bukan kenangan — melainkan fragmen-fragmen yang perlahan menyusun ulang dirinya. Novel ini memenangkan Penghargaan Sastra Khatulistiwa 2024.
288 halaman
Sebuah buku harian tak berjudul ditemukan Wulan di apartemen baru. Semakin dalam ia membaca, semakin tulisan itu tampak menceritakan dirinya sendiri. Thriller psikologis dengan narasi berlapis yang mengundang banyak diskusi di komunitas pembaca.
356 halaman · Cetakan ke-7
Mbok Tini menolak menjual satu petak tanah sawah yang tersisa dari warisan ayahnya. Di sekelilingnya, developer properti terus menekan. Novel terlaris Sari Pena dengan lebih dari 70.000 eksemplar terjual.
412 halaman
Berlatar Indonesia 1965, seorang jurnalis perempuan berusaha menerbitkan kebenaran di tengah gejolak yang mengancam nyawa. Novel berdasarkan riset arsip selama tiga tahun.
17 cerpen · 244 halaman
Kumpulan cerpen tematik tentang perempuan-perempuan di titik balik hidup mereka. Setiap cerpen ditulis dengan nada yang berbeda — ada yang puitis, surealis, hingga satirikal.
Kategori Fiksi Terbaik 2024 untuk Debu di Balik Tirai
Penghargaan Penulis Perempuan Inspiratif 2021
Ladang Terakhir — 5 Buku Fiksi Terbaik 2020
Nominasi Internasional untuk Api di Ujung Pena 2019