Cerita di Balik Saung Sunda
Dari dapur rumahan keluarga di Lembang, menjadi rumah makan sunda yang dipercaya tiga generasi pelanggan.
Berawal dari resep nenek
Saung Sunda dimulai pada tahun 1998 ketika Ibu Eulis membuka warung kecil di teras rumahnya di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Berbekal resep nasi liwet dan sambal dadak warisan nenek, warung itu cepat ramai oleh pelanggan yang ketagihan rasa rumahan yang jujur.
Kini Saung Sunda telah berkembang menjadi rumah makan dengan belasan saung bambu di tepi kolam, namun kami tetap memegang prinsip yang sama: masak segar setiap hari, bumbu diulek manual, dan layani setiap tamu seperti keluarga.
Tiga hal yang tidak pernah kami kompromikan
Bahan Segar Lokal
Sayur dan ikan kami datangkan dari petani serta peternak ikan di sekitar Lembang setiap pagi.
Dimasak dengan Hati
Setiap hidangan dimasak dadakan oleh juru masak senior yang sudah belasan tahun bersama kami.
Ramah Keluarga
Suasana saung yang luas, area bermain anak, dan pelayanan hangat untuk acara kumpul keluarga.
Kami siap menyambut Anda
Jadwal Operasional
| Senin โ Jumat | 10.00 โ 22.00 |
| Sabtu โ Minggu | 09.00 โ 22.30 |
| Hari Libur Nasional | 09.00 โ 22.30 |
| Dapur Terakhir (LO) | 21.30 |
Fasilitas
- 15 saung lesehan tepi kolam
- Area parkir luas & musala
- Playground anak & kolam pemancingan
- Wifi gratis & ruang acara ber-AC
Sudah penasaran dengan rasanya?
Pesan meja Anda dan rasakan langsung kehangatan rumah makan sunda kami.
Reservasi Sekarang