DEMO — Katalog | Pesan website seperti ini →

Dari Pamekasan ke Hati Anda

Pak Solichin Hadikusuma lahir dan besar di Pamekasan, Madura, dalam keluarga yang turun-temurun menjadi ahli sate terbaik di kampungnya. Di usia 14 tahun, ia sudah membantu ayahnya — H. Hadikusuma — membakar sate di pasar pagi Pamekasan.

Setiap gerak tangan, setiap takaran bumbu, setiap derajat panas bara — semuanya ia pelajari dengan sabar dan penuh cinta. Bukan dari buku, tapi dari berdiri di samping ayahnya selama bertahun-tahun.

H. Solichin Hadikusuma Pendiri, Pamekasan 1979

45 Tahun Konsistensi Rasa

Dari warung kecil di Pamekasan hingga menjadi pilihan katering acara besar — perjalanan yang dibangun satu tusukan dalam satu waktu.

1965
Keluarga Hadikusuma Mulai Berjualan Sate H. Hadikusuma, ayah Pak Solichin, membuka lapak sate pertama di pasar pagi Pamekasan. Resep bumbu kacang keluarga sudah ada sejak generasi sebelumnya.
1979
Pak Solichin Resmi Menjadi Penerus Di usia 20 tahun, Solichin muda mengambil alih lapak setelah ayahnya pensiun. Ia menjaga setiap detail resep bumbu kacang dengan tekad tidak akan mengubah satu takaran pun.
1990
Hijrah ke Kota, Buka Warung Baru Mengikuti perkembangan ekonomi, Pak Solichin pindah ke kota bersama keluarganya. Membuka warung di Jl. Raya Merdeka — langsung ramai karena rasa otentik yang tak ada duanya.
2003
Mulai Layanan Katering Berkat reputasi yang terus berkembang, permintaan katering mengalir deras. Pak Solichin merekrut tim kecil dan mulai melayani arisan, pernikahan, dan acara korporat.
2015
Penghargaan "Sate Terenak" Media Lokal Majalah kuliner lokal menganugerahkan penghargaan "Sate Terenak Pilihan Pembaca" selama 3 tahun berturut-turut. Antrian pun makin panjang.
2024
45 Tahun Masih Konsisten Kini anak Pak Solichin, Bagas, ikut membantu. Resep bumbu tidak berubah. Cara bakar tidak berubah. Yang berubah hanya jumlah pelanggan yang terus bertambah setiap tahun.

Nilai yang Tidak Pernah Berubah

🔥 Autentisitas

Resep bumbu tidak pernah dikurangi bahan atau diganti dengan alternatif lebih murah. Kualitas bahan baku terjaga sejak hari pertama.

🤝 Kejujuran

Harga transparan, takaran jelas, tidak ada biaya tersembunyi. Apa yang Anda pesan, itulah yang Anda dapatkan — tidak kurang.

❤️ Keramahan

Setiap pelanggan diperlakukan seperti tamu di rumah sendiri. Pak Solichin masih sering turun langsung menyapa dan memastikan kepuasan tamu.

🌿 Kesegaran

Daging segar dari pemasok terpercaya setiap pagi. Bumbu kacang diuleg hari itu juga. Tidak ada yang disimpan berlebihan.

Penghargaan & Pengakuan

Sate Terenak 2015

Majalah Kuliner Nusantara — Pilihan pembaca terbaik selama 3 tahun berturut-turut

UKM Berprestasi 2018

Dinas Perdagangan Kota — Penghargaan UKM kuliner berprestasi dan inovatif tingkat kota

45

Warisan Kuliner 2024

Forum Kuliner Tradisional — Pengakuan sebagai penjaga tradisi sate Madura autentik selama 45 tahun

Rekomendasi Wisata 2022

Dinas Pariwisata & Kebudayaan — Masuk daftar 10 kuliner wajib coba wisatawan di kota ini

"Sate yang baik tidak butuh rahasia yang rumit. Ia butuh kacang yang baik, api yang tepat, dan hati yang tulus. Itu saja sudah cukup membuat orang pulang lagi."
— H. Solichin Hadikusuma, Pendiri

Rasakan Sendiri Perbedaannya

45 tahun konsistensi rasa — datang dan buktikan sendiri.