Fisioterapis Bersertifikat & Berpengalaman
Seluruh fisioterapis kami terdaftar di Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) dan memiliki sertifikasi internasional di bidang spesialisasinya.
Rizky Wahyudi, S.Ft., Physio
Profil
Rizky Wahyudi adalah fisioterapis senior dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang rehabilitasi neurologis. Lulus S1 Fisioterapi dari Universitas Indonesia dan menyelesaikan program Clinical Physiotherapy di University of Melbourne. Telah menangani lebih dari 800 kasus stroke dan penyakit neurodegeneratif dengan hasil pemulihan yang terdokumentasi.
Sertifikasi
Pengalaman
Sari Andini, S.Ft., Physio
Profil
Sari Andini adalah spesialis muskuloskeletal dan manual terapi dengan keahlian khusus dalam penanganan nyeri punggung, nyeri leher, dan gangguan sendi. Lulus dari Universitas Airlangga Surabaya, kemudian mengikuti Maitland Concept Course di Belanda. Dikenal pasien atas pendekatannya yang holistik dan sabar.
Sertifikasi
Pengalaman
Dinda Nurazizah, S.Ft., Physio
Profil
Dinda Nurazizah berdedikasi pada dunia fisioterapi anak sejak awal karier. Lulus dari Universitas Hasanuddin Makassar dan mendapatkan sertifikasi NDT Pediatri di Jerman. Memiliki pendekatan bermain dalam terapi yang membuat anak lebih kooperatif. Sangat komunikatif dengan orang tua dalam menyusun program home exercise.
Sertifikasi
Pengalaman
Bagas Hendarto, S.Ft., Physio
Profil
Bagas Hendarto adalah fisioterapis olahraga yang pernah bertugas sebagai fisioterapis tim sepak bola Liga 1 Indonesia. Lulus dari Universitas Gadjah Mada dan meraih sertifikasi Sport Physiotherapy dari FIFA Medical Centre of Excellence. Ahli dalam program return-to-sport dan penanganan cedera akut di lapangan.
Sertifikasi
Pengalaman
Standar Pelayanan Tim Kami
Terdaftar IFI
Semua fisioterapis memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) aktif dari Ikatan Fisioterapi Indonesia.
Update Ilmu Rutin
Wajib mengikuti seminar, workshop, dan CPD (Continuing Professional Development) minimum 20 jam per tahun.
Rasio Terapis:Pasien
Setiap sesi fisioterapi hanya 1 pasien per terapis. Perhatian penuh, tidak berbagi dengan pasien lain.