Beranda › Artikel › Masakan Nusantara
Rendang Daging Empuk Anti Gagal
Rendang selalu jadi hidangan yang ditunggu di rumah nenek saya. Dapur dipenuhi aroma serai dan kelapa sangrai sejak pagi, dan kami anak-anak rela menunggu berjam-jam demi sepiring nasi hangat dengan rendang yang gelap legit. Resep ini saya warisi langsung darinya, lengkap dengan catatan agar kamu tidak mengulang kesalahan yang dulu sering saya buat.
Bahan Utama
- 1 kg daging sapi bagian sengkel, potong 4 cm
- 1 liter santan kental dari 2 butir kelapa
- 500 ml santan encer
- 2 lembar daun kunyit, 4 lembar daun jeruk
- 2 batang serai, memarkan
- 2 sdm kelapa parut sangrai, haluskan (kerisik)
Bumbu Halus
- 12 buah cabai merah keriting
- 8 siung bawang merah & 5 siung bawang putih
- 4 cm jahe, 3 cm lengkuas, 2 cm kunyit
- 1 sdm garam & 1 sdt gula merah
Langkah Memasak
- Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan daun kunyit hingga benar-benar harum dan matang, sekitar 8 menit.
- Masukkan daging, aduk sampai berubah warna dan terbalut bumbu.
- Tuang santan encer lebih dulu. Masak dengan api sedang sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah.
- Setelah menyusut, tambahkan santan kental dan kerisik. Kecilkan api.
- Masak terus sambil terus diaduk perlahan sampai kuah mengering, berminyak, dan berwarna cokelat gelap. Sabar adalah kunci.
Penyimpanan
Rendang yang dimasak benar-benar kering bisa bertahan 3-4 hari di suhu ruang dan hingga 3 minggu di freezer. Rasanya justru makin nikmat di hari kedua karena bumbu makin meresap.
Selamat mencoba. Kalau berhasil, saya senang sekali kalau kamu membagikan ceritanya lewat halaman kontak — siapa tahu jadi inspirasi resep berikutnya di Dapur Cerita.